Berbagi Info Kasih dari Ibu yang Tak Pernah Melahirkan Saya Terbaru 2017 Gratis

Sedikit Info Seputar Kasih dari Ibu yang Tak Pernah Melahirkan Saya Terbaru 2017 - Hay gaes kali ini team toontown Serdadu game, kali ini akan membahas artikel dengan judul Kasih dari Ibu yang Tak Pernah Melahirkan Saya, kami selaku Team toontown Serdadu game telah mempersiapkan artikel ini untuk sobat sobat yang menyukai toontown Serdadu game. semoga isi postingan tentang Artikel hari ibu, Artikel ibu, Artikel memperingati hari ibu, yang saya posting kali ini dapat dipahami dengan mudah serta memberi manfa'at bagi kalian semua, walaupun tidak sempurna setidaknya artikel kami memberi sedikit informasi kepada kalian semua. ok langsung simak aja sob
Judul: Berbagi Info Seputar Kasih dari Ibu yang Tak Pernah Melahirkan Saya Full Update Terbaru
link: Kasih dari Ibu yang Tak Pernah Melahirkan Saya
"jangan lupa baca juga artikel dari kami yang lain dibawah"

Berbagi Kasih dari Ibu yang Tak Pernah Melahirkan Saya Terbaru dan Terlengkap 2017

Kalau berbicara soal ibu, jalan hidup saya bisa dibilang salah satu yang unik. Selama ini saya merasa punya dua ibu. Bukan berarti saya punya ibu tiri, juga bukan termasuk ibu mertua. Ibu saya yang satu ini, memang tak pernah melahirkan saya, namun rasa sayangnya sangat luar biasa untuk saya.

Ibu saya yang satu ini menunggui kelahiran saya, mengurus saya sejak bayi, menjaga saat saya sakit, memarahi saya jika saya berbuat salah dan setia mendampingi saya hingga saat ini. Ibu saya ini adalah asisten rumah tangga Mama yang kemudian sudah saya anggap ibu sendiri. Sekarang saya dan anak-anak memanggilnya dengan sebutan Nenek Eneng.

Nenek Eneng bersama dua anak saya dan seorang keponakan saat jalan-jalan (dok.pribadi)

Buat saya dan anak-anak, kedudukan Nenek Eneng sangatlah penting. Nenek Eneng yang akan mengurus rumah, membantu menjaga anak-anak saat saya bekerja dan sekaligus menjadi perpanjangan tangan saya di lingkungan rumah. Hehe kalau istilah kerennya, juru bicara kali ya. Dalam artian, seringkali saya berhalangan ikut arisan atau ada yang perlu disampaikan dari pengurus RT, nah Nenek Eneng akan mewakili saya gitu.

Nenek Eneng merupakan seorang wanita dengan karakter kuat dan punya prinsip. Kekecewaan terhadap pengkhianatan suami kemudian membawanya ke rumah kami. Saat itu, saya belum dilahirkan. Setelah beberapa waktu beliau di rumah Mama, baru deh saya ada dalam perut Mama. Nenek Eneng yang akan mengantar Mama berjalan-jalan di sekitar kompleks dan membuatkan rujak. Begitu pula saat akan melahirkan, Nenek Eneng yang menunggui Mama sampai kamar persalinan.

Mama dan Nenek Eneng, dua orang wanita paling berpengaruh dalam hidup saya (dok.pribadi)
Saat saya kecil, Nenek Eneng merupakan yang paling setia menunggui ketika saya sakit. Pernah saya sakit cukup berat, sehingga membuatnya begadang beberapa malam sampai kehabisan suara. Begitu pula saat ada yang mengganggu saya, dia yang akan membela dan menghibur saya.

Bahkan kadang saya merasa beberapa kepribadian saya mengambil dari contoh beliau. Mama saya tergolong lembut dan tidak cepat marah, sebaliknya dari saya. Dan Nenek Enenglah yang sama keras dan bersumbu pendek seperti saya. Dari beliau pula sepertinya saya berani berkata benar, meski terkadang konsekuensinya tidak menyenangkan. Jujur adalah kelebihannya nomor satu. Saya tak pernah risau menaruh benda berharga apa pun di dalam rumah, karena mengetahui beliau sangat jujur.

Tapi Nenek Eneng bisa sangat menyebalkan saat saya menjadi remaja. Dia akan lebih galak dibandingkan Mama saat melarang bermain. Lebih teliti melihat teman-teman mana yang baik atau tidak. Bahkan, saat saya menentukan pasangan, Nenek Eneng merupakan salah satu faktor penentu hahaha :) Alhamdulilllah pilihan saya dan Nenek Eneng untuk urusan satu ini sangat tepat *lirik Ayah*

Para wanita dari keluarga saya, eh ada jagoan kecil yg nyempil nih (dok. pribadi)
Itu sebabnya saya merasa sangat beruntung, saat ibu-ibu lain kebingungan siapa yang menjaga anak dan rumah, saya tidak sampai mengalaminya. Anak-anak saya juga sangat menyayanginya. Hanya saja, sekarang saya perlu menambah tenaga untuk membantu mencuci dan menyetrika, karena Nenek Eneng sudah mengeluh sakit di kakinya.

Saat ini usianya sudah 56 tahun, seringkali asma dan rematiknya kambuh. Apalagi Nenek Eneng juga susah sekali dibawa ke dokter. Males ah minum obatnya, begitu katanya. Kalau sudah sakit, maka beragam ramuan obat dari buah atau tanaman yang jadi sasarannya. Biasanya saya kemudian membantu dengan memberi vitamin.

Doa saya semoga Nenek Eneng tetap sehat, bisa mencapai niatnya untuk umroh dan naik haji dan terkabul doa terbaiknya dirinya, keluarganya dan untuk kami semua. Aaamiin.

*Tulisan ini diikutsertakan dalam GA Sejuta Kasih Ibu dan jika menang nanti, hadiah akan dipersembahkan untuk Nenek Eneng sebagai pengasuh saya dan anak-anak yang terbaik.

**Alhamdulillah artikel ini berhasil memenangkan hadiah buket bunga yang cantik. Meskipun hadiahnya tidak dapat saya persembahkan untuk Nenek Eneng, namun mempercantik rumah seorang sahabat yang sedang merayakan Natal. Terimakasih Mbak Rosi dan para juri :)

Itulah sedikit Artikel Kasih dari Ibu yang Tak Pernah Melahirkan Saya terbaru dari kami

Semoga artikel Kasih dari Ibu yang Tak Pernah Melahirkan Saya yang saya posting kali ini, bisa memberi informasi untuk anda semua yang menyukai toontown Serdadu game. jangan lupa baca juga artikel-artikel lain dari kami.
Terima kasih Anda baru saja membaca Kasih dari Ibu yang Tak Pernah Melahirkan Saya
Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript